sajak2 kerinduan qpahatkan,
nada2 cinta qdendangkan,
irama sayang qlagukan,
hanya tukmu seorang,
wahai pujaan hti yg terkenang..
puisi tanpa judul
16.26 |
Read User's Comments0
smoga rasaku tak percuma..
01.54 |
Aku bingung,sebenarna apa mau dia ya?knp dia jg masih mempertahankanku?
kalo emang dia ngga sayang ma aku,harusna dia nglepasin aku ajah..
tapi,aku blum siap menerimana..
smoga rasa yg kumiliki dan tlah kuberikan tuk dia,takkan jd percuma hanya karna ego yg menguasai dia..
Amien,^^
jwbn aa...
00.59 |
Tak trpkrkn mnjadkn mu budak dlm cnta ku
tak trlntas rsa ingin
mnyakiti mu dlm benak ku
tak ingin ku brnjak
dr cntamu walau sesaat...
mimpi...
19.44 |
semua berlalu
sangat cepat....
aku ingin semua kembali seperti yang kuinginkan
tapi itu hanya mimpi...
kuingin teriak..!!!
Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaarrrrrrrrrrrrrrrrrrrgggggggghhhhhhh!!!!!!!!!
tapi smua percuma
aku takkan meraihnya seperti dulu...
aku hanya bisa bermimpi
semoga dia selalu bersamaku....
apa aku salah?
19.21 |
Aku hanya ingin menghilangkan keraguanku padamu..
Aku hanya ingin mengenalmu lebih dekat..
Aku hanya ingin bersamamu..
Apa aku salah?
tuk seseorang...
19.14 |
Tak pernah terlintas dalam benakq,
Q kan mengukir kisah denganmu,
Cahaya cintamu tlah terangi rona2 kegelapan hati ini,
Membuka jalan tukq melangkah pasti,
Sajak2 ini qpersembahkan tukmu wahai pujaanq,
Mewakili suara hati yang berdendang,&mata yg tak memandang,
Hanya tuk ucapkan
Q mencintaimu dg sederhana sayang...
kerudung....
19.58 |
semua karna kebiasaanku sejak dulu...
pertama kali kumenginjakkan kaki di bumi perkuliahan, aku sendiri sempat kaget.
aku jadi tahu ternyata kerudung bukan mainan,
aku selalu berusaha untuk tetap memakainya kemana saja aku pergi.
tapi...selalu saja ada kendala.
dan sampai saat ini, tetap saja kendala itu belum bisa kuatasi.
Padahal, kuingin sekali menikmati kenyamanan memakai kerudung.
bukan hanya sebagai formalitas belaka.
Sempat terlintas ketika hatiku belum bisa kukerudungi,
apa sebaiknya keformalitasan itu kugantungkan saja?
tapi, masa aku harus membuka kerudungku dengan begitu gampangnya?
Akhirnya kuputuskan, tetap dengan kurudungku...
dan, jika suatu saat nanti aku sudah benar2 bisa memakaikan kerudung itu dihatiku,
aku akan bersiap diri menuju kerudungku yang abadi...
Ya Allah, maafkan hamba-Mu yang tak tau bersyukur ini
semoga hidayah-Mu singgah dan menetap abadi di raga dan rohaniku...
Amien.....
pertama kali kumenginjakkan kaki di bumi perkuliahan, aku sendiri sempat kaget.
aku jadi tahu ternyata kerudung bukan mainan,
aku selalu berusaha untuk tetap memakainya kemana saja aku pergi.
tapi...selalu saja ada kendala.
dan sampai saat ini, tetap saja kendala itu belum bisa kuatasi.
Padahal, kuingin sekali menikmati kenyamanan memakai kerudung.
bukan hanya sebagai formalitas belaka.
Sempat terlintas ketika hatiku belum bisa kukerudungi,
apa sebaiknya keformalitasan itu kugantungkan saja?
tapi, masa aku harus membuka kerudungku dengan begitu gampangnya?
Akhirnya kuputuskan, tetap dengan kurudungku...
dan, jika suatu saat nanti aku sudah benar2 bisa memakaikan kerudung itu dihatiku,
aku akan bersiap diri menuju kerudungku yang abadi...
Ya Allah, maafkan hamba-Mu yang tak tau bersyukur ini
semoga hidayah-Mu singgah dan menetap abadi di raga dan rohaniku...
Amien.....
Langganan:
Postingan (Atom)






