RSS

Berikan Anak Contoh, Bukan Hanya Teori

Anak suka mencontoh kebiasaan yang dilakukan oleh kedua orang tuanya, termasuk perilaku makan.

Seorang peneliti dari Michigan State University’s College of Nursing, Mildred Horodynski, mengatakan bahwa, salah satu cara untuk mendorong anak makan lebih sehat adalah mengubah perilaku makan orangtuanya.

Jika Mama dan Papa terbiasa mengonsumsi makanan sehat, seperti sayuran dan buah-buahan, biasanya anak akan mengikuti. Orang tua menjadi contoh utama bagi anak dalam mengadopsi segala sesuatu yang mereka lihat dan dengar. Sama saja seperti gadis kecil yang suka menggunakan peralatan make up Mamanya karena sering melihat Mamanya berdandan.

Sebagai orang tua, menjadi contoh yang baik bagi anak bukanlah sekadar memberikan teori tentang apa yang baik dan menyuruh anak untuk melakukannya. Jika orang tua ingin anaknya terbiasa mengonsumsi sayuran dan buah-buahan sejak dini, maka orang tua tidak hanya menghidangkannya, tapi juga ikut memakannya bersama-sama dengan anak.

Biasakan menunjukkan pada anak bahwa Anda juga mengonsumsi buah-buahan sebagai pengganti camilan. Selain makan sehat, Mama atau Papa juga perlu mengajak anak beraktivitas di luar rumah, misalnya bermain bola di halaman atau bersepeda sore, agar tubuh anak aktif bergerak serta segar dan bugar.

sumber : http://ht.ly/w1RAP

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Penyebab Anak Takut Pisah dari Ibu

Pernahkah mengalami anak meronta-meronta, bahkan sampai memegangi kaki Mama erat-erat saat Mama sedang akan pergi? Jika ya, bisa jadi anak sedang mengalami Separation Anxiety Disorder atau keadaan saat anak kadang merasa takut orang tuanya akan meninggalkannya dan tidak pernah kembali.

Separation Anxiety Disorder (SAD) itu ada ciri-cirinya, lho, Ma. Bahkan, mungkin saja sebenarnya bukan anak yang takut, tapi justru Mama yang khawatir berpisah dengan anak. Jadi, siapa yang sebenarnya takut? Berikut ini beberapa faktor penyebabnya:

1. Faktor genetis. Misalnya, jika Anda termasuk tipe pencemas, anak juga akan ikut cemas.

2. Jenis kelamin. Biasanya, anak perempuan lebih banyak yang merasa cemas saat berpisah dengan orang tua ketimbang anak laki-laki.

3. Profil klinis. Lihat temperamen anak. Apakah si kecil mudah takut atau tidak? Bila ia mudah takut, ajaklah melakukan aktivitas yang bisa membuatnya lebih berani. Misalnya, bermain gym, petak umpet, dll.

4. Over protective secara berlebihan. Secara emosional, orang tua terlalu dekat dengan anak, sehingga si kecil tidak bisa lepas dari orang tua. Misalnya, Anda selalu membantunya menyelesaikan segala sesuatu. Akibatnya? Dia menjadi tidak mandiri.

sumber : http://ht.ly/w1RAP

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tentang rasa...

Tentang rasa...
Entah suka atau duka
Entah iri atau dengki
Entah benci atau rindu
Kita tetap akan melewatinya



  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

coretan sejenak

Entah setan apa yang merasuki diriku. Aku tak bisa mengelak dari genggamannya. Aku sangat membencinya, tapi kenapa? kenapa aku tak mampu melepaskan cengkramannya yang begitu kuat?
Aku yang bodoh, aku yang hina, aku yang menjijikkan, akh! aku tak seperti aku yang dulu.
Aku benci diriku. Aku ingin membunuhnya, tapi itu tak mungkin kulakukan. Aku tak ingin menambah dosaku lagi, Kamu!!!! Iblis!!!

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Pengukuhan KAPA Narkoba di SMK Mitra Karya Mandiri Ketanggungan

Pengukuhan KAPA Narkoba di SMK Mitra Karya Mandiri Ketanggungan

 

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Tari Saman SMK MITRA KARYA MANDIRI

Tari Saman SMK MITRA KARYA MANDIRI
Belum pakai kostum, masih dijahit kostumnya, :)
Tapi not bad lah walau belum kompak, silahkan menikmati jangan lupa di like ya :)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

sesuatu...

Sesuatu. Apa itu? Ketika ada yang bertanya apakah ada sesuatu yang kamu sembunyikan? Sesuatu yang kamu inginkan? Sesuatu yang sangat mengganjal di hati dan pikiranmu dan sangat ingin kamu lepaskan, namun kamu belum bisa melakukannya? Hmmmm.... Aku sendiri masih belum tau sesuatu apa itu? Mungkin aku tau, namun belum tau bagaimana mengungkapkannya, atau aku hanya ingin menyimpannya sendiri? Akh! Kenapa ini seperti menjadi sesuatu yang sangat menyedihkan dan menyakitkan?
Saat ini, yang aku tau, aku diberi kesempatan mengenal seseorang yang sedang dekat denganku. Seseorang yang aku mencintainya dan menyayanginya. Lebih dewasa, lebih bijak, dapat membaca pikiranku, walaupun terkadang membuatku sedikit emosi. Aku sangat merindukannya sampai detik ini. Jarak yang tak mampu ditempuh hanya dalam hitungan menit membuat aku tak bertemu dengannya tiap hari. Tapi itu tak menjadi masalah selama aku masih mendengar suaranya, merasakan tawa bahagia dan sedih karena kesedihannya.
Takjub. Ketika seseorang itu menebak-nebak sesuatu yang mengganggu kehidupanku. Ketakutan-ketakutanku juga mulai bermunculan. Aku hanya takut seseorang itu akan meninggalkanku. Perasaan yang mulai bersemayam nyaman di hatiku ini akankah berakhir bahagia? Siapa yang tahu? Hanya Allah Sang Maha Pemberi Indah dan Maha Berkehendak atas segala sesuatu yang mengetahui semuanya. Yang jelas, aku ingin mencintainya karena Allah dan ingin berbagi rasa apapun dengannya, aku ingin menghabiskan hidupku bersamanya dalam ikatan yang suci, dan aku ingin dia bahagia. Karena dia telah membuatku hidup kembali dalam hidupku yang mati.


  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Ayo pada Gabung...^_^